Yogyakarta menjadi salah satu kota yang amat dirindukan dengan nuansa kental Jawa yang bersahabat. Namun seiring perkembangan zaman yang semakin modern, Yogyakarta juga masih memiliki beragam mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat setempat. Salah satunya adalah Pohon Beringin kembar yang berada di Alun-alun kidul kota ini.

Mungkin bagi kamu yang pernah berkunjung ke Yogyakarta, pernah mendengar beragam mitos mengenai pohon ini. Salah satunya yang paling terkenal di kalangan anak muda adalah mitos mengenai siapun orang yang bisa melewati Pohon Beringin ini dengan mata tertutup, maka permintaannya akan terkabul. Ada yang pernah coba hal ini? Benar atau nggak nih yang udah pernah coba?

Nah, ternyata Pohon Beringin kembar di Yogyakarta ini punya beberapa mitos lainnya lho. Yuk simak ceritanya.

Mitos pertama berawal dari kisah perjodohan sang putri sultan di zaman Sultan Hamengkubuwono I bertakhta. Sang Sultan ingin sang putri menikah dengan salah satu pria pilihannya. Putri merasa tidak cocok dengan pria tersebut kemudian memberikan satu syarat. Syaratnya adalah setiap pria yang ingin melamar sang putri harus bisa melewati pohon kembar tersebut dari pendopo menuju utara Alun-alun, kemudian harus melewati dua pohon beringin dan selesai di pendopo Alun-alun Selatan dengan mata tertutup.

Pria tersebut gagal melakukan persyaratan tersebut. Sehingga Sultan HB I seakan-akan bersabda, suatu saat hanya pria yang berhati tulus dan bersih yang mampu melewati persyaratan dari sang putri. Sampai akhirnya ada seorang pria yang berasal dari Siliwangi mampu melewati syarat terebut. Putri pun menikah dengan pria yang mitosnya seorang yang memiliki sifat baik dan tulus mencintai sang putri.

Selanjutnya pohon kembar ini dikaitkan sebagai gerbang dari segoro kidul atau laut selatan. Mitos ini beredar sejak zaman Sultan Hamengubuwono VI. Khususnya warga lokal setempat percaya bahwa pohon beringin ini merupakan salah satu tempat khusus yang juga berkaitan dengan Nyi Roro Kidul. Sehingga muncul rumor bahwa setiap orang atau siapa pun yang memiliki niat jahat kepada Keraton Yogyakarta itu nggak akan berhasil. Kesaktian orang tersebut jika mitosnya akan menghilang setelah melewati pohon ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here