SURABAYA – Relawan Jokowi (ReJo) Jawa Timur terus mengembangkan jaringannya dan memperkuat struktur untuk membentuk kepengurusan hingga tingkat akar rumput atau bawah, guna mengefektifkan kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang. Menurut H.Kelana Aprilianto yang memotori terbentuknya ReJo Jatim, saat ini ReJo Jatim telah membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan di seluruh Jawa Timur, sebanyak 664 kecamatan. Dan akan diteruskan untuk membentuk kepengurusan sampai tingkat desa dan kelurahan se-Jawa Timur. “Saat ini dalam proses pembentukan pengurus ReJo di 8855 desa/kelurahan se-Jawa Timur. Karena kami ingin agar Pak Jokowi bisa menang tebal di Jatim. Tidak hanya 70 persen, tapi bisa sampai 80 persen,” terang Kelana selaku Ketua DPW ReJo Jatim.

Kelana menambahkan, bahwa terbentuknya ReJo ini merupakan panggilan hati nurani. Di mana para anggotanya ingin agar Jokowi bisa kembali memimpin negeri ini. Sebab, mantan wali kota Solo itu, dianggap telah membawa Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera. Salah satunya, dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di penjuru tanah air. “Nantinya ReJo ini dalam kerja-kerjanya akan bersinergi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jatim. Sehingga, bisa saling memperkuat satu dengan yang lain,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jatim itu.

Secara garis besar, ReJo bertugas untuk menggalang pemilih serta menyosialisasikan keberhasilan program pemerintahan Jokowi periode 2014-2019. Selain juga menjadi agen penangkal Black Campaign pada Jokowi-Ma’ruf. “Tugas mereka mengetuk hati masyarakat dan sosialisasikan keberhasilan pemerintahan Jokowi. Mereka juga bisa menjadi agen penangkal kampaye hitam yang mulai marak,” pungkas Kelana saat dihubungi. (psr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here