Kadiv Humas Polri : Pelaku yang Mengunggah Lelucon Gus Dur Tak Jalani Proses Hukum

0
256

Melanjutkan kasus dari seorang warga asal Maluku Utara yang dipanggil polisi lantaran mengunggah kalimat lucu di media sosial, Mabes Polri pastikan bahwa pelaku tidak akan jalani proses hukum.

Sebelumnya, pelaku berinisial IA telah mengunggah kalimat lucu seputar tiga polisi jujur dari Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau yang dikenal Gus Dur.

Mabes Polri menyebutkan bahwa terkait pemanggilan pelaku IA lantaran mengunggah lelucon di media sosialnya oleh Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, tidak akan ada proses hukum.

“Tidak ada BAP (berita acara pemeriksaan), tidak ada kasus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi di Jakarta, Jumat 19 Juni 2020.

Menurut Argo, Polda Maluku Utara sudah menegur anggota Polres Kepulauan Sula terkait hal ini.

Selain itu, Polda Maluku Utara juga meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus untuk lebih teliti mengamati informasi yang beredar di masyarakat terutama yang ada di media sosial.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan terlapor IA hanya dipanggil dan diminta klarifikasi terkait apa yang ditulisnya di media sosial.

“Penafsiran anggota reserse ini seolah-olah ada sesuatu antara dia dan institusi kemudian dipanggil dan diklarifikasi,” katanya.

Sebelumnya seorang warga berinsial IA dibawa ke Polres Kepsul pada Jumat 12 Juni 2020 lalu karena telah membuat status di akun Facebooknya dengan tulisan “Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here