Semua Warkop di Surabaya Kini Wajib Memiliki SIUP

0
19

Pemilik warung kopi (warkop) hingga angkringan di sudut-sudut dan pinggiran jalan di Surabaya mulai sekarang diwajibkan untuk mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Kewajiban pengurusan izin dagang ini pun hanya dikhususkan bagi warga Surabaya. Untuk warga dengan KTP dari luar Surabaya tidak diberikan izin sama sekali.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pihaknya mendorong kepada seluruh warga Surabaya yang memiliki usaha warung kopi agar mengurus izin SIUP. “Ini dikhususkan untuk warga Surabaya karena ini merupakan usaha ekonomi mikro,” katanya.

Apabila pemilik warung kopi enggan atau tidak mengurus izin dagang tersebut, pihaknya akan memberikan tindakan tegas. “Kami mohon kepada seluruh pemilik warung kopi, baik kecil maupun besar, agar mengajukan surat izin usaha ke Siola, kalau tidak kami akan beri tindakan tegas,” tegasnya.

Untuk mendukung hal itu, pemkot telah memberikan fasilitas kemudahan dalam proses pengurusan izin tersebut. Pengajuan izin tersebut dilakukan di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) di Mal Pelayanan Publik di Gedung Siola.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya M Taswin mengatakan, akan berkoordinasi dengan 31 Kecamatan di Surabaya untuk pengurusan SIUP ini. Koordinasi ini dilakukan untuk mendapatkan data-data pemilik warkop se-Surabaya.

“Hari ini kita koordinasikan dengan Pak Camat, supaya nanti warga didata dan diproses, sehingga di kecamatan bisa membantu proses. Nantinya bisa diketahui warung mana yang belum melakukan pengurusan izin,” katanya.

Untuk mengurus SIUP, warga Surabaya dapat datang langsung ke UPTSA Siola. Namun, proses perizinan ini juga dapat diakses secara online melalui lamanhttps://ssw.surabaya.go.id. Perizinan warkop cukup pakai SIUP saja. Persyaratannya mudah, cukup pakai KTP (Kartu Tanda Penduduk), menyertakan pas foto 3×4 satu lembar dan materai Rp 6 ribu. Prosesnya satu jam selesai.

“Kita layani yang warga Surabaya, yang bukan warga Surabaya tidak kita layani. Mulai hari ini (kemarin, Red) bisa, bisa melalui kelurahan atau kecamatan. Bisa juga di dinas nanti langsung diproses. Kalau pemohon ada handphone bisa langsung di-print sendiri,” katanya.

Setiap SIUP yang diterbitkan Pemkot Surabaya itu telah dilengkapi dengan barcode. Sehingga para pemohon bisa melakukan cetak sendiri.

Sementara itu Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo memastikan akan melakukan pendataan mulai Senin (14/9) sore kepada warung kopi yang ada diwilayah Pakal. “Sore ini kami akan lakukan pendataan karena kami belum mengetahui pasti berapa data warung kopi yang ada di Pakal,” katanya.

Pihaknya sebelumnya hanya melakukan pendaataan dan pengurusan SIUP pada UMKM dan toko kelontong. “Tahun lalu kita sudah daftarkan SIUP untuk UMKM dan tokoh kelontong totalnya ada 200,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here