Tiga Pemuda Surabaya Diamankan Setelah Kirim Tahu Goreng Berisi Sabu Untuk Tahanan

0
105

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggagalkan pengiriman sabu-sabu (SS) di Jalan Sikatan, Surabaya. Ilham Islamy Arrasyid, 18, warga Jalan Kembang Kuning Kramat, Sawahan, ditangkap saat hendak mengirim sabu seberat lima gram ke seorang tahanan di Mapolrestabes Surabaya.

Uniknya, tersangka membawa tahu goreng yang ternyata di dalamnya berisi bungkusan sabu.

Setelah menangkap Ilham, polisi juga mengamankan Alvian, 19, warga Kembang Kuning Kramat, MRS, 17, dan Fariz, 19, warga Kembang Kuning Kulon. Dari tersangka MRS, polisi mengamankan satu poket sabu berisi 20 gram.

“Mereka ini kurir sabu. Pengakuannya hendak mengirim sabu ke salah satu tahanan di Mapolrestabes Surabaya,” tutur Kasatresnarkoba Polres Tanjung Perak, AKP M Yasin, Selasa (15/9).

Yasin mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi adanya pengedar di Jalan Sikatan. Pengedar bernama Ilham hendak mengantar sabu. Polisi langsung menyergapnya. Awalnya polisi kesulitan mencari sabu tersebut.

Namun, akhirnya ditemukan barang bukti setelah memeriksa tahu yang dibawa tersangka. “Satu per satu tahu kami buka, ternyata ada satu tahu yang berisi sabu,” ujar Yasin.

Dari tersangka Ilham, polisi mengembangkan ke tersangka lain. Polisi akhirnya menangkap Alvian dan MSR. Mereka mengaku mendapat sabu tersebut dari Fariz. Ketiga tersangka lain ditangkap saat berada di salah satu rumah tersangka. “Mereka mengaku mendapat sabu dari seseorang yang  masih kami kejar,”  ujarnya.

Tersangka Alvian mengaku, sekali mengantar sabu ia mendapat Rp 100 ribu. Ia bertugas mengambil sabu ke tersangka Fariz. Mengenai ide menaruh sabu di dalam tahu, ia mengaku mendapat ide dari temannya.

Fariz mengaku sabu 20 gram itu berasal dari seseorang dengan cara ranjau. “Saya dapatnya diranjau di Banyuurip Molin. Pinggir jalan, saya dituntun melalui ponsel. Biasanya ditaruh di bungkus rokok bekas,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here