Undian Nomor Urut Pilwali Surabaya Hasilnya Sesuai Harapan Kedua Paslon

0
52

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menggelar pengundian nomor urut pasangan calon dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020. Acara tersebut diadakan pada Kamis (24/9) di Hotel Singgasana Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, KPU tidak hanya mengundi nomor urut, namun juga meminta kedua paslon, Eri Cahyadi-Armuji serta Machfud Arifin-Mujiaman menandatangani pakta integritas menggelar kampanye sesuai protokol kesehatan.

Pasangan Eri-Armuji datang pada pukul 12.04. Otomatis, mereka mendapatkan kesempatan pertama untuk mengambil bola undian yang berisi angka 1 sampai 9. Angka-angka tersebut sebagai penunjuk pasangan mana yang berkesempatan untuk terlebih dulu mengambil nomor undian. Eri-Armuji mendapatkan bola undian nomor 4, sementara MA-Mujiaman mendapat nomor 9. Eri yang mantan kepala Badan Pembangunan dan Perencanaan Kota (Bappeko) itu mendapat kesempatan mengambil undian pertama.

”Eri-Armuji mendapatkan nomor satu, sementara pasangan MA-Mujiaman mendapat nomor undian dua,” Nur Syamsi, ketua KPU Surabaya.

Hasil Undian Nomor Urut Pilwali Surabaya Sesuai Harapan Kedua Paslon
Pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman.

Acara yang dihadiri kedua paslon serta perwakilan Bawaslu itu berakhir pukul 14.00. Diadakan secara outdoor, KPU menggelar acara sesuai dengan saran dan diskusi panjang dengan satuan tugas Covid-19 untuk mengurangi persebaran virus.

Ditemui seusai acara, Eri Cahyadi mengatakan, nomor satu sebagai refleksi dari Pancasila nomor satu, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. ”Artinya, semuanya dari Allah. Maka dari itu, kita semua meniatkan lillahi ta’la. Jadi bukan hanya untuk kemenangan, tapi kemaslahatan umat,” tutur Eri.

Eri menambahkan bahwa ke depannya, kampanye akan lebih banyak difokuskan secara daring. Dia melakukan hal tersebut sebagai arahan Megawati. ”Kami selalu sampaikan bahwa Eri-Armuji  akan meneruskan kebaikan. Misalnya  terkait dengan transportasi masal. Agar Surabaya Timur, Barat, Utara, dan Selatan saling terhubung. Sehingga ekonomi bisa terbangun dan bersinergi semua,” terang Eri.

Sementara itu, Machfud Arifin mengatakan, nomor dua merupakan nomor yang memang diharapkan. ”Nomor dua itu adalah simbol victory atau simbol kemenangan dan adalah kolaborasi seluruh tim. Memang saya mencanangkan nama Super Team. Jadi tidak membangun sendirian tapi bersama delapan partai pengusung,” ujar Machfud.

Sosok yang sudah berkiprah lebih dari 30 tahun di dunia kepolisian itu juga mengatakan bahwa kampanye yang dilakukan bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun sebagai bukti bahwa semua pihak bisa saling bahu membahu. ”Jadi ada banyak pihak. Seperti kader lingkungan, termasuk nelayan dan petani yang ada di Surabaya ini untuk bahu-membahu bersama membangun Surabaya,” kata Machfud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here