Editor's Picks

Maling Teriak Maling, Mengungkap Persekongkolan Tokoh Kalsel

Kamis, 3 November 2022 diadakan diskusi yang disiarkan secara Live Streaming dan off-line di DAPOE PEJATEN, Jl. Raya Pasar Minggu, No. 99 AB, Pejaten Barat, Jakarta Selatan dengan judul: MENGUNGKAP PERSEKONGKOLAN GENG TAMBANG DI POLISI DENGAN OLIGARKI TAMBANG #ReformasiTotalPolri

 

Membahas tentang oligarki tambang batubara, dan kemungkinan adanya dugaan keterlibatan Polisi.

Yang menarik adalah, Narasumber dari diskusi ini merupakan tokoh-tokoh Kalsel yang diketahui memiliki hubungan kuat dengan pengusaha tambang Batubara yang ada di Kalsel.

Siapa saja mereka?

 

Prof. DR. Denny Indrayana (Pakar Hukum Tata Negara)

Calon Gubernur dari Gerindra di Pilgub Kalsel 2020, didukung oleh (Alm.) H Abidin yang saat itu menjabat sebagai Ketua Gerindra Kalsel, dan merupakan pengusaha besar bidang tambang Batubara di Kalsel. Belakangan diduga Denny Indrayana juga didukung oleh Mardani Maming (koruptor KPK) yang juga pengusaha tambang batubara di Kalsel.

Kedekatan Denny Indrayana dan Mardani Maming semakin terlihat jelas, seluruh maasyarakat Indonesia dipertontonkan kedekatan Denny Indrayana dengan Mardani Maming, saat Denny Indrayana menjadi Kuasa Hukum Mardani Maming koruptor KPK, yang saat ini mendekam di penjara akibat aliran dana suap pertambangan batubara di Kalsel.

 

DR. Muhammad Uhaib As’ad (Dosen Universitas Islam Kalimantan Selatan)

Walaupun bergelar ‘Professor’ dan Dosen di UNISKA, diduga kuat Uhaib As’ad beberapa kali memperlihatkan dukungannya terhadap Cagub Kalsel yang didukung oleh (Alm.) H Abidin pengusaha tambang Kalsel dan Mardani Maming yang juga pengusaha tambang batubara di Kalsel.

Uhaib As’ad pernah disomasi oleh tim hukum kampanye Sahbirin Noor, yang saat itu Sahbirin Noor Cagub Kalsel melawan Denny Indrayana juga sebagai Cagub Kalsel.

Walaupun Mardani Maming saat itu sebagai Ketua DPD PDI-P Kalsel sebagai Partai pendukung Sahbirin Noor, namun di Pilgub Kalsel 2021, kerap diduga justru mendukung Denny Indrayana Cagub dari Gerindra.

Uhaib As’ad juga ada di video permohonan maaf Edy Mulyadi yang beberapa waktu lalu sempat viral atas pernyataannya yang menolak pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan, dan menyebut “Kalimantan tempat pembuangan jin”.

 

Kisworo Dwi Cahyono (Koordinator Walhi Kalsel)

Diduga memiliki hubungan dekat dengan Mardani Maming pengusaha tambang batubara di Kalsel. Sejak WALHI gencar meneriakkan #SaveMeratus dan membuka data kepemilikan lahan milik keluarga Mardani Maming di bentang Pegunungan Meratus. Diketahui, Mardani Maming menguasai IUPHHK-HTI seluas 21.970 hektare atas nama PT Batulicin Bumi Bersujud di wilayah pegunungan Meratus, Kalsel.

Sejak itu, disinyalir Kisworo dan Mardani Maming menjadi ‘lebih dekat’ dengan adanya pendekatan yang dilakukan oleh Mardani Maming terhadap Kisworo.

Tidak terdengar lagi isu #savemeratus yang dikaitkan dengan tambang batubara milik Mardani Maming yang ada di pegunungan Meratus Kalsel.

Ada apa sebenarnya dibalik ‘topeng’ ketiga tokoh Kalsel ini?
Bagaimana hubungan mereka dengan tahanan koruptor KPK Mardani Maming?
Apa yang mereka rencanakan jelang Pemilu Serentak 2024?

Related posts

WTO Says Global Trade Rebounds Strongly, Sees 3.6% Growth

admin

Lessons In Augmented Reality From The Retail Business

admin

Mortgage Applications Leap Nearly 10% on Lowest Rates

admin

Leave a Comment