Misteri Penampakan Hantu Menakutkan di Korea

3
55


Kisah-kisah tentang misteri, hantu, dan horor punya pengemar tersendiri. Biasanya kabar datang dari mulut ke mulut dan membuatnya menjadi legenda di kota tertentu. Seluruh dunia punya kisah sendiri, terkadang mirip.
Kisah-kisah horor disukai di beberapa negara. Seperti di Indonesia, masyarakat di Korea Selatan misalnya, juga menyukainya. Cerita disampaikan turun-temurun, membuatnya tetap bertahan walaupun zaman semakin modern.
Cerita hantu atau misteri ini sering kali membuat penasaran, menarik dengan segala kengerian di dalamnya. Walaupun penakut, terkadang orang-orang masih suka mencuri-curi dengar ingin tahu atau menontonnya di balik selah jari saat tayang di layar kaca.
Mau tahu tentang kisah hantu yang viral di Korea? acehkini akan berbagi cerita.
Pada tahun 1890an, seorang Amerika datang ke Korea Selatan, mengambarkan kalau Negeri Gingseng ini adalah tanah bagi jin dan hantu. Terdengar aneh, namun begitulah yang biasa terdengar pada masa itu. Banyak legenda dan mitos hantu yang beredar di tengah masyarakat, membuat julukan ini bisa jadi benar.
Apa saja yang menjadi cerita horor turun temurun di Korea? Berikut listnya:

Dalgyal Gwishin atau Hantu Telur

Terdengar imut-imut dan tidak menakutkan. Hantu telur apa yang membuatnya ditakuti? Ini bukan sejenis telur ayam atau bebek namun hantu tanpa wajah yang ke seluruh mukanya datar seperti telur.
Hantu ini digambarkan mempunyai perawakan kecil bahkan terkadang mempunyai bentuk tangan dan kaki yang aneh. Kabarnya mereka tidak mempunyai emosi karena juga tanpa wajah. Menurut kepercayaan, sosok seperti telur ini terjadi karena mereka dikutuk. Biasanya hantu ini banyak terlihat penampakannya di gunung-gunung saat para pendaki merasa tersesat dan kehilangan arah.

Ilustrasi Dalgyal Gwishin. Foto: Pixabay

Nah walaupun terlihat begitu menakutkan, namun jangan coba-coba bertemu dengan mereka. Karena siapapun yang bertemu dengan mereka secara otomatis, disebut akan meninggal dalam waktu yang singkat. “Di sinilah letak kengeriannya, sehingga siapapun yang mendengar cerita ini saat kecil pasti ketakutan,” ungkap Kim Seon Hwa, warga Seoul kepada acehkini.

Cheuksin Atau Hantu Kamar Mandi

Bagaimana rasanya sedang terburu-buru di kamar mandi malah menemukan makluk berambut panjang di sana? inilah salah satu kisah horor di Korea yang paling banyak acehkini dengar saat bertanya tentang hantu ke beberapa teman-teman. “Waktu saya kecil Korea belum seperti sekarang dan jarang sekali ada kamar mandi di rumah apalagi yang tidak tinggal di kota,” kisah Kim Seon Hwa.
Kisah hantu yang tiba-tiba muncul di kamar mandi ini membuat takut banyak anak-anak. “Terutama kalau kamu harus ke kamar mandi malam-malam dan membayangkan hantu ini akan muncul di belakangmu, apa itu tidak mengerikan,” tambahnya lagi.
Kabarnya seseorang yang tidak ingin berhadapan dengan penunggu kamar mandi berambut panjang ini, harus batuk sebanyak tiga kali sebelum masuk ke dalam kamar mandi. Kalau tidak, hantu ini akan menyerang dengan menggunakan rambut mereka. Bagaimana mengerikan bukan?

Halmae Gwishin atau Misteri Hantu Nenek

Tahun 1918, ada sebuah berita aneh yang dimuat di surat kabar Korea. Cerita misteri tentang wanita dengan perawakan tua berkeliaran di daerah pinggiran kota pada sore hari, dan mencari anak-anak. Ia mendekati para korban dengan berkata bisa meramal masa depan dengan menjilati tangan mereka dengan lidahnya.
Anak-anak yang masih polos dan penasaran menyerahkan tangan mereka, dan segera meninggal setelah itu. Kisah viral pada saat itu, memaksa orang tua menutup pintu pagar rumahnya, lalu melarang anaknya berkeliaran.
Salah satu kisah yang juga populer adalah cerita Hantu Nenek Hongkong di kalangan siswa sekolah dasar pada sekitar tahun 80an dan 90an. Kisah ini tentang nenek dengan muka setengah kucing yang mengincar anak-anak sebagai korbannya. Karena sangat populernya, cerita Nenek Hongkong ini membuat salah satu Televisi di Korea melakukan penelusuran dari mana kisah ini dimulai.

Jayouro Gwishin atau Hantu di Jalan Jayou

Hantu ini merupakan salah satu legenda perkotaan yang sangat terkenal di Korea Selatan, dan banyak diliput dan tampil di beberapa program televisi. Banyak saksi yang mengatakan saat mereka berkendara pada tengah malam di Jalan Jayou, ada seorang perempuan yang menghentikan mereka meminta tumpangan.
Perempuan ini berusia sekitar 20an memakai kacamata hitam dan mantel. Namun saat pengendara mendekat mereka sadar itu bukan kacamata melainkan bola mata yang semuanya berwarna hitam. Selain itu beberapa kisah saksi mata terkadang sedikit berbeda, misalnya ada yang berhasil mengantarkan wanitar tersebut, namun ternyata alat navigasi menunjukan area pemakaman.

Jayouro Gwishin dalam sekuel Drama Korea Hotel Del Luna. Dok. tvN

Faktanya, jalanan ini termasuk area rawan kecelakaan lalu lintas di Korea Selatan. Area yang berdekatan dengan Sungai Imjin dan Sugai Han ini sering terjadi kabut yang menghalangi pandangan dan termasuk jalanan padat. Jadi banyak juga yang berpendapat hantu itu hanya halusinasi penumpang. Bagaimana menurut kamu?

Palgan Maske Gwishin atau Hantu Masker Merah

Kisah hantu ini awalnya berasal dari Jepang pada tahun 1970, dan menyebar dengan cepat ke Korea. Kisah hantu perkotaan ini hilang dan muncul begitu saja. Sempat sangat dibicarakan pada tahun 90an dan kemudian menghilang, dan muncul lagi pada tahun 2000an. Kisah hantu ini dipercaya mencari korban pelajar Sekolah Menengah atau SMP.
Hantu ini muncul sebagai sosok yang memakai masker berwarna merah. Ia akan menghampiri korbannya dengan bertanya “Apakah aku cantik?” sambil membuka masker dan memperlihatkan sobekan bibirnya yang mencapai telinga. Keselamatan para korban tergantung pada jawaban mereka.

Cover Korean Ghost Stories. Foto: IMDb

Cerita ini hanya beberapa dari kisah hantu urban yang dipercaya oleh masyarakat Korea Selatan dan sempat membuat heboh. Suka dengan kisah misteri atau legenda di Korea? Bagaimana kalau menonton ulang drama mini, berjudul Korean Ghost Stories yang diproduksi oleh station KBS pada tahun 2008. Siap-siap dengan kegeriannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here