Wakapolda Banten Cek Posko PPKM Mikro dan Salurkan Bantuan

0
313

Bacasaja.info Turut Hadir Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKN) Berbasis Mikro di wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten, Senin (22/2/2021). Pada kegiatan itu, turut dilaksanakan pemberian bantuan paket sembako kepada warga yang kurang mampu di sekitar keberadaan Posko.

Ery meninjau Posko PPKM Berbasis Mikro di Kantor Kecamatan Tigaraksa dan Posko PPKM Berbasis Mikro di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Dalam kegiatan itu, Ery didampingi beberapa pejabat utama Polda Banten yakni Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Ricky Yanuarfi, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, dan Kabid Dokes Polda Banten Kombes Pol dr. Agung Widodo.

“Kami berpesan agar anggota Posko tetap semangat dan tidak bosan-bosan menertibkan masyarakat. Bila perlu selalu berikan penjelasan di setiap tempat,” kata Ery.

Ery mengatakan, Posko PPKM Berbasis Mikro yang didirikan merupakan kebijakan yang harus dilaksanakan dengan baik. Kata Ery, Posko PPKM Berbasis Mikro melibatkan semua unsur yakni 3 Pilar, tenaga kesehatan, dan masyarakat relawan.

“Tujuannya agar masyarakat semakin sadar mengenai pentingnya melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dikatakan Ery, perpanjangan masa PPKM Berbasis Mikro hingga 8 Maret 2021 mengindikasikan keseriusan dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19. Peningkatan-peningkatan kegiatan pendisiplinan masyarakat hingga menurunnya angka positif Covid-19 harus dilanjutkan hingga tidak ada lagi angka positif.

“Tetap jaga kesehatan dan kebersihan perorangan dan posko, serta jangan lengah disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, kesiapan Posko PPKM Berbasis Mikro yang ditinjau sudah sesuai standar. Hal itu ditandai dengan adanya ruang Posko, ruang gudang dan isolasi, alat pengukur suhu badan, sarung tangan, hand sanitizer, tempat cuci tangan, buku mutasi, dan baju alat pelindung diri (APD).

“Juga siaga ambulans, masker, dan papan panel data pasien,” kata Wahyu.

Wahyu mengajak semua elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Mari kita tertib bersama. Bergotong-royong melaksanakan protokol kesehatan agar upaya menurunkan jumlah masyarakat yang terdampak Covid-19 dapat tercapai,” tandas Wahyu.

aliseo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here